Kamis, 10 November 2011

Apakah masih ada namaku di hatimu?

Ku tahu kau bukan milikmu lagi..
Bukan pemilik hatimu lagi..
Sekarang, diriku ini hanya..
Teman bagimu, tak lebih dari teman..
Di matamu dan juga di mataku..

Meski dulu kau pernah sakiti hatiku..
Dengan ingkarnya janjimu..
Sekarang ku ingin melupakan semuanya..
Seperti tak pernah terjadi sebelumnya..

Ku tahu kita sekarang ini hanya teman..
Yang selalu bercanda ria..
Hanya untuk menyingkirkan kesunyian..
Di waktu yang panjang..
Dan selalu terasa indah dan bahagia..

Aku terkadang bingung dengan perasaan ini..
Karena sampai saat ini..
Aku belum bisa melupakanmu..
Belum bisa melupakan perasaan cinta dan sayang untukmu..

Terkadang aku ingin menanyakan sesuatu padamu..
Apakah sekarang sudah ada orang yang bisa menempati hatimu lagi..?
Apakah masih ada perasaan sayang dan cinta untukku..?
Namun aku tak sanggup untuk menanyakan hal ini, tak tahu karena apa..

Ya Alloh..
Tolong beri aku jawaban untuk semua ini..
Jangan kau biarkan yang membingungkan ini, terus melekat di diriku..
Aku mengharap petunjukmu, ya Alloh..

Ya Alloh..
Apabila kau menghendaki aku dengannya..
Jagalah perasaan ini, jangan kau pupuskan..
Jagalah dia, untuk diriku..

Ya Alloh..
Aku mencintaimu..
Karena itu, aku memohon izin kepada-Mu..
Untuk mecintainya..
Di saat waktu yang tepat..

Amien..

Jumat, 04 November 2011

cemburuku padamu berarti aku sayang dan cinta kamu

Dulu aku sendiri..
Hatiku tak ada yang menemani dengan kasih..
Sepi dan dingin itulah rasanya..
Aku tak ingin terus begini..
Ingin merasakan indahnya..
Canda, tawa, sayang dan cinta..

Dan sekarang..
Aku tak sendiri lagi..
Ku bisa merasakan indahnya dirimu..
Indahnya canda, tawa, sayang dan cinta..
Tak ingin pudar rasa ini..ingin selalu ada di hatiku..

Kau sayangi diriku..
Kau terima aku dengan hatimu yang tulus..
Kau terima aku apa adanya..
Aku bahagia dengan kehadiranmu di hatiku..
Seakan kau menggores hatiku dengan cintamu..
Agar rasa ini tak akan pernah hilang..dan selalu membekas..

Waktu ini tak selalu tetap namun selalu berjalan..
Demikian juga dengan rasa ini..
Dulu kau yang ku kenal baik dan selalu aku percaya..
Ternyata kini kau berubah..
Tak seperti dulu lagi..

Tak akan pernah percaya ini akan terjadi..
Tetapi ini terjadi..
Kau pergi..dan aku sendiri lagi tanpa..
Canda, tawa, sayang dan cintamu lagi..
Tetapi, rasa yang dulu kau goreskan di hatiku dengan janjimu..
Masih membekas..dan tak akan hilang..

Meski ku tahu sekarang kau sendiri..
Tapi ku tahu banyak orang yang menanti kehadiranmu untuk hatinya..
Mengharapakan yang dulu pernah ku harapkan padamu..
Aku terkadang sakit bila..
Ku tahu ada orang mengharapkan cintamu..

Meskipun kau diam pada semuanya..
Tetapi hati ini selalu cemburu..
Tak akan pernah kau memahami  perasaan ini..

Sendiri

Hariku terus berjalan..berjalan dengan waktu yang panjang..
  Disini..langkahku sendiri menyepi..tak tahu harus bagaimana..
Tertatih..dirirku disini..tanpa hadirmu..
  Hatiku teguh pada keyakinan..
Namun kadang membingungkan..tak tahu mengapa..?!
  Diriku adalah apa..?
Tak menyadari..apa arti diriku tanpa hadirmu..di hatiku..
  Selama ini..
Ku inginkan seseorang..
  Seseorang yang tahu apa diriku..
Hatiku..mengertikan diriku..
  Semakin ku melangkah jauh..ku merasakan..
Indahnya rasa ini..
  Ku mengenalmu..mataku terpaut hanya untukmu..
Semakin ku melangkah jauh..
  Akhirnya ku tahu dirimu..
Dirimu begitu indah untuk diriku..
  Namun tak ku sangka..
Semakin ku melangkah jauh..
  Ku semakin tahu..
Dirimu tak menginginkanku..tak seperti apa yang ku pikirkan..
  Rasa yang indah dulu..kini menjadi pudar sunyi..
Dan kembali..
  Driku terpaku sendiri menyepi disini..
Tanpa hadirmu..

Apa yang hamba tahu tentang cinta

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Kalau selama ini hamba masih terlalu banyak meminta
Daripada mensyukuri apa yang hamba punya

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Jika dengan mudahnya hamba memetik sekuntum bunga
Tanpa berpikir berapa ekor serangga yang menderita karenanya

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Bila waktu hamba untuk bermunajat dan berdoa
Jauh lebih pendek daripada menonton telenovela

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Jika hamba menangis di hadapan-Mu hanya saat hamba terluka
Namun saat bahagia, hamba tak hadir di malam yang sepertiga

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Saat orang tua hamba membanting tulang sekuat tenaga
Tetapi hamba tertawa ria dan pergi berfoya-foya

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Ketika saudara-saudara di Palestina berjuang meregang nyawa
Sementara hamba hanya diam seolah tidak apa-apa

Apa yang hamba tahu tentang cinta
Jika hamba telah lancang cinta pada seorang manusia
Hingga hamba terlena dan menangis ke mega asmara

Robbana, sebelum hamba terbujur kaku di bawah rimbun kamboja
Hamba mohon, ajari hamba tentang cinta
Agar suatu saat nanti hamba bisa berkata, inilah cinta..

Dulu dan Kini

dulu..kami hilang di kegelapan....  yang kelamnya mengalahkan gulita malam..
penuh kertakutan, kebingungan dan gundah..
             berkepanjangan..
kami meraba-raba, padahal mata ini tidak buta..
       bahkan mereka penikmat nista dunia..
  dulu..kami di selubung kesunyian mencekam..
         di dasar qalbu yang dalam..
  sesungguhnya ada rindu pada simponi cinta..
          padahal kami tidak peduli..
     telinga ini bisa dengar hingar bingar..
bisikan syitan-syaitan penghancur iman..
 dulu..kami terbungkam kebisuan ..
            lidah kami kelu..
tak pernah melantunkan ayat-ayat-Mu..
   padahal kami tidak bisu..
         bibir ini terus berkoar...
penuh dusta, kesombongan dan kemunafikan..
      tubuhku dulu bagai lumpuh..
   setiap langkah menuju kemaksiatan..
 setiap sentuhan meyakini hamba Tuhan..
   setiap gerakan mencerminkan kezaliman..
 namun..ketika itulah Kau sentuh mata..
               dan hati kami..
agar kami lihat agungnya kebesaran-Mu..
  Ya Samii'..kau lepaskan sumbat telinga..
kau izinkan kami dengar indahnya simponi cinta..
          pedoman hidup kami..
  Ya Alloh..Kau basuh lidah kami..
hingga diri ini mampu temani bulan dan bintang ..
      berzikir pada-Mu Ya Kabiir..
  Ya Lathiif.. melalui kelembutan-Mu..
ragaku mulai mampu bersujud pada-Mu..
  Ya Mujib..dekatkan kami selalu pada-Mu..
 sirami hati kami dengan kesejukan-Mu..
  lindungi kami dengan keperkasaan-Mu..
 selubung jiwa dan raga kami dengan cinta-Mu..